WAWASAN, Rabu, 17 Oktober 2001

Semarang (Wawasan), Jumlah anak jalanan (anjal) di Semarang belakangan ini semakin meningkat. Diperkirakan ada sekitar  1500-2000 anak. Berdasarkan data dari Yayasan Setara, sebuah LSM peduli anak jalanan, ada pergeseran cukup signifikan berkaitan dengan asal daerah anak jalanan di Semarang. Sebelumnya sebagian besar anak jalanan berasal dari luar kota, namun sekarang tidak.

“Setara mencatat sejak Januari 2000 hingga Juni 2001, sekitar 80% anak jalanan di Semarang berasal dari kampung-kampung di Semarang sendiri,” tutur Koordinator Program Setara, Y Dedy Prasetio, Selasa (16/10).

Untuk menyikapi keadaan demikian, lanjutnya, Yayasan Setara sejak Juli 2000 lalu berupaya untuk membangun partisipasi orangtua dan komunitas untuk terlibat aktif dalam upaya pencegahan, perlindungan, dan pemulihan. Bentuk partisipasi orangtua itu diwujudkan dengan cara membangun, dan mengembangkan forum orangtua-anak.

“Kegiatan itu sendiri dipusatkan di tiga tempat, yakni Kampung Gunung Brintik, Kampung Tandang Mrican, dan Kampung Batu Demak,” jelas Dedy.

Ditambahkan, kemiskinan yang dianggap sebagai biang kerok dari tumbuh pesatnya anak jalanan, merupakan persoalan mendesak yang perlu diperhatikan. Setara menilai, sudah menjadi negara untuk menciptakan peluang-peluang bagi kaum marginal, guna meningkatkan taraf hidup warga.

“Di tengah belum memadainya upaya negara itu, maka betapapun kecilnya peranan kelompok masyarakat sipil untuk meningkatkan taraf hidup penduduk, merupakan hal yang patut dihargai,” ujar dia.

Oleh sebab itu, tambah Dedy, Rabu (16/10) (hari ini) Yayasan Setara bekerjasama dengan Relief and Development Indonesia serta Forum Orangtua memberikan bantuan kemanusiaan berupa pengadaan mie kering di tiga kampung basis anak jalanan.

“Bantuan ini akan dijual dengan sistem kupon, yang hasilnya akan disumbangkan sebagai modal usaha simpan pinjam forum orangtua dan biaya operasional distribusi mie kering,” ungkapnya.

Sedangkan program distribusi mie kering itu akan berlangsung selama 10 mingguan, setiap minggunya bantuan akan diperuntukkan bagi 100 keluarga. (Twi/SN).