Anak-anak Ingatkan Konvensi Hak Anak Ke Gubernur, DPRD, Kejati, dan Polda

25thnkha-b

SEMARANG, suaramerdeka.com – Beberapa anak mendatangi institusi pemerintah, Kamis (20/11). Membawa spanduk dan surat, mereka mengunjungi Kantor Gubernur, Kejaksaan Tinggi, dan Polda Jateng.

Anak-anak tersebut mengingatkan pimpinan institusi di sana akan Konvensi Hak Anak yang telah diratifikasi oleh Indonesia sejak 1990. Hal itu diungkapkan Koordinator Eko Roesanto F. “Konvensi Hak Anak merupakan jalan panjang dari perjuangan untuk mendapatkan pengakuan hak anak sebagai bagian hak asasi manusia. Sebelumnya pada 1924 ,Deklarasi Jenewa menjadi satu-satunya instrumen pemenuhan hak anak. Dokumen itu kemudian disempurnakan dalam Konvensi Hak Anak dan disetujui dalam Sidang Majelis Umum PBB tahun 1989 melalui Resolusi No. 44/ 25 tanggal 20 November 1989. Konvensi tersebut merupakan salah satu dari hukum internasional yang telah diratifikasi oleh 192 negara, termasuk Indonesia melalui Keputusan Presiden No. 36 tahun 1990,” terangnya.

Di Kantor Gubernur, mereka ditemui oleh Kepala Bidang Anak, Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3KB) Jateng Sri Winarna, dan Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat, Bintang. Keduanya menyambut baik kedatangan mereka. “Pemprov berkomitmen terhadap perlindungan anak. Kami juga berharap peringatan Konvensi Hak Anak bisa menjadi agenda rutin tak hanya di lingkungan Pemprov tapi juga di seluruh daerah,” terangnya.

Usai itu, para anak kemudian melanjutkan agendanya ke DPRD Jateng, Kantor Kejaksaan Tinggi dan Polda. Agenda tersebut merupakan bagian dari Aksi Peringatan 25 Tahun Konvensi Hak Anak yang digelar oleh Yayasan SETARA, LRC-KJHAM, Yayasan SAMIN, Indonesia Act, Dewan Kesenian Semarang, UNICEF, ICCO, Terre des Hommes.
(Adhitia A/ CN40/ SM Network)

Sumber: Suara Merdeka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *