Jingle Hari Anti Kekerasan Terhadap Anak

Ketua TP-PKK Provinsi Jawa Tengah Atiqoh Ganjar PranowoSiapa yang tidak kenal dengan Ketua TP-PKK Provinsi Jawa Tengah, Ibu Atiqoh Ganjar Pranowo yang merupakan Istri dari Gubernur Provinsi Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo?

Pada Kampanye 20 Hari Anti Kekerasan Terhadap Anak tahun ini, Yayasan Setara sangat berterimakasih ke pada Ibu Atiqoh yang akan aktif berperan serta dalam memberi seruan dan ajakan pada seluruh masyarakat Jawa Tengah untuk melindungi anak dari bahaya kekerasan terhadap anak dan mengajak seluruh lapisan masyarakat menciptakan Jawa Tengah Ramah Anak. Suara Ibu Atiqoh akan selalu didengar dalam Jingle lagu Kampanye Anti Kekerasan yang diciptakan oleh Yayasan Setara dan diputar di seluruh radio di Jawa Tengah.

Terimakasih untuk KPID Provinsi Jawa Tengah yang sudah mendukung penuh dengan memberikan surat himbauan kepada seluruh radio di Jawa Tengah untuk memutarkan Jingle Lagu anti kekerasan terhadap anak selama 20 hari dari tanggal 20 November sampai 10 Desember 2016 dan merencanakan untuk mengadakan talkshow literasi ramah anak.

Yayasan Setara juga mengucapkan terima kasih ke pada ketua KPID Provinsi Jawa Tengah Bapak Budi Setyo Purnomo dan salah satu Komisioner Ibu Takziatul Iin, atas diskusi yang diselenggararakan tanggal 09 November 2016. KPID Provinsi Jawa Tengah yang sudah mendukung penuh dengan memberikan surat himbauan kepada seluruh radio di Jawa Tengah untuk memutarkan Jingle Lagu anti kekerasan terhadap anak selama 20 hari dari tanggal 20 November sampai 10 Desember 2016 dan merencanakan untuk mengadakan talkshow literasi ramah anak.

Atas kerja sama ini, maka PKK Provinsi Jawa Tengah melalui Ketua TP-PKK Provinsi Jawa Tengah Ibu Atiqah Ganjar Pranowo, KPID Provinsi Jawa Tengah yang diwakili Ketua KPID Jateng Bapak Budi Setyo Purnomo dan salah satu Komisioner Ibu Takziatul Iin, dan Yayasan Setara bersama-sama mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menciptakan Jawa Tengah Ramah Anak karena anak-anak tidak hanya rentan terhadap kekerasan (kekerasan fisik, kekerasan psikologi, kekerasan seksual, dan penelantaran) tapi juga rentan terhadap eksploitasi seksual melalui media online. Lindungi anak kita demi masa depan bangsa yang lebih baik!

“saring yang kamu browsing dan saring yang kamu sharing”