“MELEK” MEDIA

Mulyo HP

Yayasan Setara melakukan pendampingan terhadap guru dengan Ketua KPID Jateng di SD Pangudi Luhur Servatius, Gunung Brintik, Randusari Semarang, Selasa (26/07/2016). 

Yayasan Setara tidak hanya melakukan pendampingan terhadap anak. Salah satu kegiatan pendampingan adalah Diskusi Internal Guru yang merupakan ruang diskusi guru menyikapi berbagai masalah yang terjadi di sekolah khususnya ditimbulkan oleh media. Pada kesempatan tersebut Yayasan Setara mengundang Ketua KPID Jateng, Mulyo Hadi Purnomo.

Media sebagai industri baik cetak, televisi, radio, dan internet memiliki peran besar dalam pendidikan, informasi, hiburan, dan kontrol sosial. Munurut Mulyo Hadi Purnomo media yang sangat dekat dengan masyarakat Indonesia adalah Televisi, selain mendapatkan siaran secara gratis merupakan media yang memiliki pengaruh sangat besar. banyak kasus kekerasan baik seksual, fisik maupun verbal yang ditimbulkan dari perilaku keseharian anak yang mencontoh siaran yang ada di televisi.

IMG_0526

Pada dasarnya siaran televisi kali pertama ada di Indonesia digunakan sebagai media pendidikan masyarakat, namun perkembangannya media televisi lebih banyak mengarah pada hiburan yang berpengaruh secara negatif terhadap perkembangan anak. Selain itu media pertelevisian digunakan secara intens sebagai media utama politik yang tentu saja tidak bermanfaat untuk perkembangan anak. Mulyo Hadi mencontohkan salah satu media kampanye melalui lagu di televisi dan disiarkan berulang lebih mudah dihafalkan anak daripada lagu anak.

Menurut ketua KPID Jateng efek media ada lima macam:

  1. Efek Kognitif yaitu pengaruh media terhadap kognitif dengan menanamkan ide atau informasi tertentu.
  2. Efek Sikap merupakan bentukan media terhadap sikap seseorang atas sesuatu, misalnya setuju atau tidak atas keputusan tertentu.
  3. Efek Emosional adalah pengaruh media terhadap emosi seseorang sehingga menyebabkannya senang, bangga, benci, marah, dll.
  4. Efek Fisiologis yaitu pengaruh media terhadap kondisi fisik seseorang, misalnya membuat jantung berdebar cepat.
  5. Efek Perilaku. Efekmemicu tindakan tertentu setelah menyimak pesan media.

IMG_0582

Menurutnya, masyarakat perlu memiliki Literasi Media atau pengetahuan dan kemampuan yang perlu dimiliki agar dapat menggunakan media dengan benar sehingga tidak mudah terpengaruh oleh media yang berkembang sangat cepat.

Banyak hal dapat dilakukan dan dihimbaukan kepada wali murid atau orang tua untuk mengurangi dampak televisi, seperti mematikan tv, memilih tayangan bermutu, mentradisikan kritik dengan memanfaatkan media sosial, mengadukan ke Dewan Pers atau mengadukan ke KPI atau KPID Jateng melalui situs: kpid.jatengprov.go.id

 IMG_0537 IMG_0578 IMG_0583 IMG_0590 IMG_0614