Kekerasan Ancam Anak Semarang (VHR, 2007)

7 Mei 2007 – 0:0 WIB

Ennon Sunarni 

Semarang – Selama tahun 2006 terdapat 27 kasus kekerasan terhadap anak di Kota Madya Semarang, Jawa Tengah. Empat kasus di antaranya kekerasan seksual serta 23 kasus kekerasan orang tua dan rumah tangga. Hal itu diungkapkan Direktur Yayasan Setara Semarang yang menangani anak-anak jalanan, Hening, di kantornya, Senin (7/5).

Menurut Hening, yang dilakukan pihaknya untuk para korban, sejauh ini baru mendatangi rumah anak-anak yang mendapat kekerasan keluarga dan orang tua. Yayasan Setara memberikan penyuluhan kepada keluarga yang bersangkutan. Sementara anak yang mengalami kekerasan seksual diberi dukungan psikologi.

Sampai saat ini terdapat 297 anak jalanan yang difasilitasi Yayasan Setara. Mereka berada di Pasar Johar, Tugu Muda, perempatan Metro, perempatan Polda Jawa Tengah, dan Simpang Lima.

Untuk menangani anak-anak jalanan di kota Semarang, Pemerintah Kota telah menganggarkan dana Rp 1 miliar dari APBD 2007. Menurut Kepala Bagian Sosial Kota Semarang, Mustohar, sebagian besar dari dana itu digunakan untuk pembinaan agar kota bersih dari anak jalanan.

“Kami telah memberi penyuluhan kepada para orang tua yang anaknya berada di jalanan. Sebagian besar orang tua tersebut kami beri modal untuk membuka usaha dagang. Sedang anak jalanan yang tidak mempunyai orang tua kami titipkan di rumah penampungan,” kata Mustohar. (E1)

 ©2013 VHRmedia.com

Sumber : http://www.vhrmedia.com/print.php?.g=news&.s=berita&.bk=28

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *