Pemkot: Perusahaan di Semarang Bebas Pekerja Anak (Antara News, 2012)

 

Antara News,13 June 2012 | 18:13

Semarang, 13/6 (ANTARA) – Pemerintah Kota Semarang memastikan tidak ada perusahaan di wilayah setempat yang mempekerjakan anak-anak.
“Perusahaan di Semarang tidak ada yang mempekerjakan anak-anak, karena kami benar-benar menegakkan aturan yang ada dengan benar,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Semarang Gunawan Saptogiri di Semarang, Rabu.
Gunawan mengatakan bahwa pihaknya tidak mengizinkan perusahaan mempekerjakan anak-anak karena melanggar hak anak.
“Di Semarang, kami juga menegakkan aturan perusahaan wajib izin jika ada pekerja wanita yang bekerja pada malam hari. Jadi harus minta izin dulu,” katanya.
Ia mengakui, untuk pekerja anak yang bekerja di sektor informal masih ditemukan. Akan tetapi, hal tersebut di luar kewenangan Disnakertrans Kota Semarang.
Meskipun begitu, Disnakertrans Kota Semarang memiliki program pelatihan untuk pekerja anak sektor informal.
“Mereka yang bekerja sebagai semir sepatu atau membantu tetangga membuat kue, kami memberi pelatihan,” katanya.
Disnakertrans Kota Semarang juga memberikan sarana atau alat bantu untuk meningkatkan keterampilan mereka, sehingga setelah lulus sekolah dapat usaha sendiri dan tidak menganggur.
“Jadi kami mengarahkan kepada mereka jiwa kewirausahaan,” katanya.
Gunawan mengatakan, anak-anak berhak untuk mendapatkan pendidikan dan masa kanak-kanaknya.
Pada kesempatan terpisah, Yayasan Setara Semarang menyatakan, tingkat pengawasan terhadap kasus pekerja anak hingga saat ini masih lemah dan mayoritas kasus terjadi pada anak yang bekerja di sektor informal.
Koordinator Yayasan Setara Hening Budiyawati mengatakan, pengawasan terhadap pekerja anak sangat lemah sehingga tidak dapat tercatat berapa banyak kasusnya.
Di sektor informal, pekerja anak banyak menjadi pekerja rumah tangga.
Bahkan, pekerja anak yang bekerja di sektor PRT tingkat nasional ada 30 persen dari total pekerja. Tercatat dari total enam juta PRT, dua juta di antaranya adalah pekerja anak.
(U.N008/B/M029/M029) 13-06-2012 17:59:23 NNNN

Sumber : http://www.iyaa.com/berita/nasional/umum/1395734_1124.html

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *