Workshop Perencanaan Guru untuk Sekolah Ramah Anak

Workkshop guru 1

21 guru dan pimpinan dari tujuh (7) Sekolah Dasar yang terlibat dalam upaya mengembangkan Sekolah Ramah Anak, yang menjadi bagian dari program “Kampanye dan Advokasi Perlindungan Anak dari Kekerasan di Lingkungan Keluarga dan Sekolah” tahap kedua, yang dilaksanakan oleh Yayasan Setara atas dukungan ICCO-KIA, pada tanggal 28 Mei yang lalu berkumpul untuk mengevaluasi program sebelumnya dan membuat perencanaan.

Kegiatan berlangsung di Hotel Horison Semarang dengan difasilitasi oleh Odi Shalahuddin.

Evaluasi menyangkut kegiatan dengan anak, guru dan orangtua siswa.

“Dibutuhkan pemahaman yang sama antara Yayasan Setara dengan kami, para guru di sekolah, agar arah kegiatan anak-anak dapat lebih bermanfaat lagi,” tutur seorang guru yang diamini oleh guru-guru lainnya.

“Tampaknya kegiatan dengan anak-anak belum terprogram dengan jelas. Setidaknya kami mendapatkan gambaran tentang silabus kegiatannya,” kata peserta yang lain.

Mengenai kerjasama Yayasan Setara dengan sekolah, dibutuhkan adanya nota kesepahaman yang juga diketahui oleh Dinas Pendidikan. Hal ini agar pihak sekolah tidak merasa salah langkah. Menanggapi usulan tersebut, Yayasan Setara, melalui Tsaniatus Solihah menyatakan telah mempersiapkan draft MoU yang dapat dibahas bersama.

Para peserta menyatakan pentingnya intensitas pertemuan dengan para orangtua untuk mendiskusikan persoalan-persoalan yang dihadapi oleh anak-anak.

“Kerjasama antara guru dan orangtua dapat mempercepat penyelesaian masalah dengan baik,” kata seorang peserta.

Pada workshop tersebut, telah diidentifikasi isu-isu yang akan menjadi tema pembahasan dalam pertemuan rutin bulanan yang akan menghadirkan narasumber yang dianggap memiliki kemampuan atas tema yang dibutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *