Penguatan Kapasitas Remaja Pelopor yang sebelumnya disebut dengan Pendidikan Keterampilan Hidup merupakan dukungan remaja untuk mengembangkan dan menggunakan berbagai keterampilan yang telah diidentifikasi sebagai hal penting dalam konteks individu remaja. Penguatan Kapasitas Remaja Pelopor ini dapat dipastikan relevan dengan kehidupan remaja karena didalamnya diajarkan konteks permasalahan yang spesifik dan tantangan khusus yang dihadapi remaja dalam kehidupan mereka, yang disebut sebagai pengetahuan kritis. Pengetahuan kritis terdiri dari tema-tema penting yang perlu diketahui oleh remaja agar keamanan dan kesehatan remaja tetap terjaga saat menjalani masa remaja.

Penguatan Kapasitas Remaja Pelopor ini dapat diikuti oleh remaja yang diajarkan langsung oleh guru atau fasilitator. Perbedaan Penguatan Kapasitas Remaja Pelopor dengan beberapa bentuk Pendidikan lainnya adalah Penguatan Kapasitas Remaja Pelopor menuntut guru atau fasilitator untuk menggunakan pendekatan partisipatoris dalam pelibatan siswa-siswi remaja saat proses belajar mengajar. Dalam setiap pertemuan, remaja diajarkan bagaimana mereka dapat menggunakan keterampilan hidup dan pengetahuan tertentu untuk mengendalikan sebuah situasi atau memecahkan masalah umum yang mereka hadapi. Masalah tersebut dapat bersifat sensitive, tabu, atau bahkan kontroversial untuk dibahas, akan tetapi jika guru atau fasilitator menghindar untuk mengajarkannya, ada kemungkinan mereka dapat membuat keputusan yang buruk yang dapat berdampak negative bagi diri mereka sendiri dan orang-orang di sekitarnya.

Pada tanggal 9 sampai 10 April telah dilaksanakan Training of Trainer Penguatan Kapasitas Remaja Sebagai Pelopor dan Pelapor (Pakar2p) tingkat Kabupaten/Kota dimana pesertanya akan menjadi fasilitator pada Training of Trainer Penguatan Kapasitas Remaja Sebagai Pelopor dan Pelapor (Pakar2p) tingkat Desa/Kelurahan yang diselenggarakan pada 23 April 2021 kemarin. Pembukaan Training of Trainer Penguatan Kapasitas Remaja tingkat Desa/Kelurahan dibuka oleh Ibu Kepala Dinas Perempuan dan Anak Provinsi Jawa Tengah serta diisi oleh Kak Yuanita dari Unicef Indonesia. Peserta dari berbagai desa/kelurahan yang ada di Jawa Tengah tampak sangat antusias terhadap materi yang disampaikan oleh Kak Yuan mengenai sekilas keterampilan hidup remaja.

avatar-testimonial-courses

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aliquam accumsan est at tincidunt luctus. Duis nisl dui, accumsan eu hendrerit sit amet, rutrum efficitur lacus.

Amy Adams
Creative Student

Over 12,000
5 Star Ratings

5-stars-white

Rated 5/5 by 12,000 Students

Leave A Comment

Related Posts