Dalam pelaksanaannya,PFA harus di berikan oleh lembaga layanan di Kabupaten/Kota sebagai wujud upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam manangani kasus anak. Pada saat pandemic ini layanan di kabupaten/ Kota membutuhkan penyesuaian sehingga dalam pelaksanaan Negara tetap hadir dan penanganan tetap berjalan, dalam hal ini penyesuaian atau adaptasi SOP sangat perlu dilakukan oleh semua Kabupaten Kota sehingga lembaga layanan memiliki kekuatan dan aturan dalam pelaksanaan penanganan kasus.

Oleh karena itu, Yayasan Setara bekerjasama dengan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Jawa Tengah didukung oleh UNICEF melakukan kegiatan Pelatihan Bagi Pemberi Layanan Perlindungan Anak: Sesi 2. Dukungan Psikologis Awal dan SOP Layanan Perlindungan Anak Adaptasi Covid-19.

Kegiatan ini ditutup dengan kata kunci oleh para narasumber, bahwa untuk melakukan upaya perlindungan terhadap anak diperlukan; “perkuat sinergritas, bergerak lebih progresif, dan menjalin hubungan relasi serta koordinasi, yang baik”

Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 10 kab/kota yang termasuk kedalam Program SAFE4C Unicef. Selain mengikuti panel bersama para narasumber yang berasal dari Kemenpppa RI dan Kemenkumham mengenai Pentingnya Adaptasi SOP Layanan di Masa Pandemi, Peran Puspaga pada Layanan Psikososial dalam Penanganan Kasus ABH, dan Layanan Psikososial yang dimiliki untuk AKH, peserta juga dibagi kedalam kelas kecil/breakoutroom dengan pembahasan terkait SOP PKSAI dan P2TP2A sesuai dengan daerah masing-masing.

avatar-testimonial-courses

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Aliquam accumsan est at tincidunt luctus. Duis nisl dui, accumsan eu hendrerit sit amet, rutrum efficitur lacus.

Amy Adams
Creative Student

Over 12,000
5 Star Ratings

5-stars-white

Rated 5/5 by 12,000 Students

Leave A Comment

Related Posts